Home » 5 Perbandingan Solar Panel Poly vs Mono, Mana yang Terbaik?

5 Perbandingan Solar Panel Poly vs Mono, Mana yang Terbaik?

Dalam kategori: Solar Panel
Oleh: Mendy
Ditulis pada:
solar panel poly vs mono

Jika Sahabat mencari panel surya yang beredar di berbagai tempat, maka Sahabat akan menemukan 2 jenis panel surya, yaitu panel surya monocrystalline (mono) dan panel surya polycrystalline (poly). Solar panel poly vs mono adalah perdebatan yang pasti muncul ketika akan memilih satu di antara keduanya.

Setelah memperhatikan tabel perbandingan monocrystalline solar panel vs poly di atas, Sahabat pasti sudah semakin memiliki gambaran yang jelas perbedaan antara keduanya. Panel poly memang terlihat lebih ‘lemah’ dari panel mono. Namun, hal tersebut tidak sepenuhnya tepat dalam hal kebutuhan pengguna.

Mana yang terbaik antara panel mono dan panel poly bisa Sahabat tentu dari kriteria-kriteria berikut ini.

Baca juga:

Ini Perbandingan Solar Panel Poly vs Mono

1. Efisiensi

Efisiensi

Efisiensi dari panel surya jenis mono jelas lebih besar (15-20%) dibandingkan dengan panel surya jenis poly (13-18%). Perbedaan efisiensi ini memberi pengaruh yang besar. Semakin besar efisiensi dari suatu panel surya maka semakin besar kemampuan panel tersebut dalam memproduksi lebih banyak energi.

Hal ini akan berdampak pada kebutuhan listrik yang Sahabat perlukan. Jika Sahabat memang memerlukan kebutuhan listrik yang tinggi dan memerlukan produksi yang optimal, maka panel surya mono adalah pilihan terbaik. Efisiensi pada panel surya poly tidak menjamin produksi energi yang lebih optimal dan besar.

2. Suhu

Suhu

Perdebatan solar panel poly vs mono harus melibatkan penjelasan suhu atau temperatur. Panel surya mono memiliki kecenderungan untuk bekerja lebih baik pada cuaca yang hangat. Panel surya poly tidak memiliki kecenderungan yang sama. Sebaliknya, poly memiliki efisiensi rendah pada kondisi minim cahaya.

Baik panel surya mono maupun panel surya poly sama-sama memiliki penurunan performa ketika temperatur meningkat. Yang berbeda, penurunan performa panel surya mono pada suhu tinggi tidak lebih buruk dari penurunan performa panel surya poly. Di sini, panel surya mono jelas lebih unggul dari poly.

3. Harga

Harga

Performa dan efisiensi dari sebuah panel surya umumnya sejalan dengan harga yang harus dibayar untuk memilikinya. Harga panel surya mono tentu lebih mahal dari harga panel surya poly. Berdasarkan tabel di atas, diperlukan uang sekitar Rp 8 juta untuk menggunakan poly, sementara mono butuh Rp 10 juta.

Soal harga, Sahabat juga bisa menghitung harga panel surya dan perbandingannya dengan biaya tagihan listrik yang bisa dihemat. Perhitungannya memang lebih rumit dan detail dan memerlukan percobaan yang jelas. Dari perhitungan tersebut, Sahabat bisa menentukan panel surya mana yang lebih menguntungkan.

4. Daya Tahan

Daya Tahan

Perbandingan solar panel poly vs mono selanjutnya dilakukan di sekor garansi dan daya tahan. Tertera dalam tabel, garansi dari kedua jenis panel surya tersebut adalah lebih dari 25 tahun (bisa dilihat di kardus produk). Namun, waktu 25 tahun tersebut tidak bisa Sahabat interpretasikan sebagai sesuatu yang pasti.

Dalam perjalannya, pasti ada hal yang mengubah hal tersebut. Berdasarkan banyak kasus, panel surya mono mampu bertahan lebih lama ketimbang panel surya poly (sampai lebih dari 25 tahun). Salah satu faktor yang memberi pengaruh pada ketahanan adalah performa dan ketahanan ketika suhu meninggi.

Panel surya mono memang memiliki ketahanan yang lebih baik soal suhu ketimbang panel surya poly. Menjadi hal wajar jika panel surya tersebut mampu bertahan lebih lama. Semakin lama panel surya bisa bertahan maka semakin langgeng pula penghematan tagihan listrik yang bisa dilakukan oleh Sahabat.

5. Tampilan

Tampilan

Soal tampilan, memang ini soal selera dan selera setiap orang berbeda. Panel surya mono memerlukan ruang yang lebih sedikit untuk bisa dipasang. Tampilan panel surya mono berwarna hitam, sementara panel surya poly berwarna biru. Beberapa orang menganggap warna hitam pada panel mono terlihat elegan.

Setelah mengetahui kelebihan dan kekurangan panel surya mono dan poly saatnya Sahabat menentukan sendiri panel surya mana yang cocok untuk kebutuhan. Panel surya mono jelas lebih unggul dari panel surya poly dari semua aspek kecuali harga. Kembali ke kebutuhan dan kemampuan Sahabat.

Jika memang mengejar produksi listrik yang besar dan tidak masalah dengan harga, panel surya mono yang terbaik. Jika ingin menggunakan panel surya untuk energi listrik terbatas dan sebatas cadangan, panel surya poly yang terbaik. Pada akhirnya menentukan pilihan terbaik bisa dilakukan dengan sederhana.

Solar panel poly vs mono akan selalu muncul setiap kali siapapun akan memasang panel surya. Panel surya mono jelas lebih baik dari panel surya poly. Hal tersebut merupakan sesuatu yang pasti. Kendati lebih baik, tidak berarti semua orang harus menggunakannya. Pilih dan gunakan yang sesuai kebutuhan.

Photo of author
Penulis:

Mendy

DAFTAR ISI