Home » Salah Pilih Lampu Tidur di Meja Berakibat Insomnia

Salah Pilih Lampu Tidur di Meja Berakibat Insomnia

Dalam kategori: Lampu, Peralatan listrik
Oleh: Adhi
Ditulis pada:
Salah Pilih Lampu Tidur di Meja Berakibat Insomnia

Insomnia atau sulit tidur bisa terjadi karena beberapa faktor. Salah satu faktor yang jarang terpikir oleh sebagian orang adalah penggunaan lampu tidur di meja atau lampu nakas yang kurang tepat. Pemilihan lampu tidur meja mestinya bukan hanya mementingkan estetika interior kamar saja, tapi juga kenyaman mata.

Pengaturan tingkat kecerahan untuk lampu tidur memang tidak seluasa lampu-lampu pada ruangan lainnya. Apalagi khusus lampu tidur meja yang posisinya paling dekat dari tempat tidur. Pancaran cahayanya jangan sampai menyilaukan mata dan membuat tidur tak nyenyak.

Salah Pilih Lampu Tidur di Meja Berakibat Insomnia

Salah Pilih Lampu Tidur di Meja Berakibat Insomnia
Sumber: indiamart.com

Lantas, bagaimana sih menentukan lampu tidur meja yang ideal itu? Gampang, ikuti petunjuknya berikut ini:

Sesuaikan dengan Luas Ruangan

Hal pertama yang perlu kita lakukan sebelum menempatkan lampu tidur meja di dalam kamar adalah mengukur luas kamarnya terlebih dahulu. Ini berguna agar lampu yang kita pilih cukup memadai untuk menerangi kamar menjelang tidur, bukan sebatas pajangan belaka.

Jadi jika kamar Sahabat tidak terlalu luas, pilihlah lampu tidur meja yang ukurannya tidak terlalu besar agar keberadaannya tidak terlalu mendominasi. Sebaliknya, untuk kamar yang berukuran besar pilihlah lampu tidur yang besar agar ruangan bisa mendapat cahaya yang cukup.

Sesuaikan dengan Tinggi Sandaran Kepala

Mungkin tak banyak orang yang menerapkan cara kedua ini saat memilih lampu nakas. Namun, di hotel-hotel bintang 3 ke atas rata-rata sudah memenuhi aturan ini dalam penempatan lampu meja di sisi tempat tidur.

Idealnya, tinggi lampu tidur meja adalah 24 hingga 30 inci saja atau praktisnya sejajar tinggi sandaran tempat tidur pada umumnya. Khusus untuk sandaran tempat tidur yang lebih tinggi dari kebanyakan, maka tinggi lampu tidur adalah setengah dari tinggi sandaran tersebut.

Perkara tinggi lampu tidur ini bukanlah sesuatu yang remeh. Selain menimbang estetika ruangan, tinggi lampu yang ideal juga menjaga agar jatuh cahaya tidak sejajar mata dan kepala ketika kita tidur. Sehingga tidak membuat mata kita silau dan sakit kepala selepas bangun tidur.

Lebar Kap Lampu Tidur di Meja dengan Kaki Lampu Harus Seimbang

Salah Pilih Lampu Tidur di Meja Berakibat Insomnia
Sumber: projectperfecthome.com

Bukan hanya tinggi lampu saja yang perlu kita pertimbangkan saat memilih dan menempatkan lampu di sisi ranjang, tapi juga lebar kap lampu beserta kakinya. Apakah pertimbangan ini ada pengaruhnya dengan kualitas tidur?

Jelas ada walau mungkin jarang terpikirkan sebelumnya. Pertama, keseimbangan lebar kap dengan kaki lampu berpengaruh terhadap kestabilan lampu tersebut di atas meja. Kalau kap lampunya terlalu lebar, sementara pijakannya terlalu kecil, risikonya lampu mudah tumbang apabila tersenggol atau terkena goncangan. Terutama jika materialnya dari plastik. Risiko tersebut tentu menimbulkan waswas saat kita tidak.

Kedua, kap lampu berfungsi sebagai peneduh sekaligus pelindung agar cahaya lampu tak menyorot mata Sahabat saat tidur. Karena mengapa idealnya kap lampu harus ¾ dari tingi alasnya terlihat seimbang.

Besaran Lumen Lampu

Salah Pilih Lampu Tidur di Meja Berakibat Insomnia
Sumber: medium.com

Lumen adalah satuan ukur untuk total cahaya yang dapat dihasilkan oleh suatu sumber cahaya. Semakin besar jumlah lumennya, maka semakin terang cahaya yang terpancar. Lumen tidak sama dengan watt. Dua jenis lampu dengan lumen yang sama belum tentu kapasitas watt-nya juga sama. Contoh, lampu LED 5 watt menghasilkan 450 lumen. Sedangkan lampu pijar 40 watt hanya bisa menghasilkan 240 lumen saja.

Nah, khusus untuk lampu tidur kita hanya butuh lampu dengan 450 lumen saja. Cahayanya sudah cukup terang, namun teduh dan menyamankan. Lagipula, lampu ini bukan satu-satunya sumber penerangan di dalam kamar. Hanya menyala di waktu tidur saja. Tapi jika ingin suasana yang lebih temaram, bisa downgrade ke 400 lumen.

Warna Lampu Tidur di Meja yang Nyaman dan Sejuk

Selain intensitas cahaya, yang tak kalah perlu kita pertimbangkan adalah warna lampunya. Lampu terdiri dari 3 jenis warna dasar yang meniru cahaya circadian matahari: warm white, cool white, dan cool day white. Dari ketiga warna tersebut, warm white recommended untuk lampu tidur.

Warm white mirip dengan warna matahari pada pukul 6-7 pagi dan 5-6 sore. Terang tapi tidak menyilaukan. Putih dengan sedikit hint kekuningan yang hangat dan menyamankan. Warna lampu seperti ini memuat mata mudah mengantuk. Apalagi bila suhu kamar cukup sejuk, lampu ini mengingatkan kita pada kehangatan di pagi hari.

Hindari menggunakan lampu tidur dengan bohlam warna-warni. Alih-alih membuat mata tertidur, yang ada justru membuat kita gelisah dan sulit tidur sampai pagi.

Serasikan dengan Konsep Ruangan

Salah Pilih Lampu Tidur di Meja Berakibat Insomnia
Sumber: needpix.com

Jangan lupa juga memilih desain lampu tidur yang serasi dengan konsep ruangan. Keindahan sebuah ruang tidur secara tidak langsung turut mempengaruhi kualitas tidur orang di dalamnya. Siapapun pasti nyenyak tidur di kamar yang nyaman, bersih, dan estetik tentunya.

Kesimpulan

So, buat yang sedang punya problem insomnia, jangan buru-buru konsumsi obat tidur. Cek dulu kondisi pencahayaan di dalam kamar bagaimana. Siapa lampu tidur di meja saat ini belum mengikuti kriteria ideal seperti poin-poin di atas sehingga mengakibatkan susah tidur.

Photo of author
Penulis:

Adhi

DAFTAR ISI